World Press Photo yang bermarkas di Amsterdam Belanda membagi beberapa kategori dalam foto jurnalistik yang kerap menjadi acuan saat memilih foto-foto jurnalistik mancanegara sebagai kandidat "Best Photo of the Year" yang diluncurkan setiap tahun.
Kategori World Press Photo pada tahun 2005 :
1. Spot News : Berisi tentang suatu peristiwa yang terjadi secara selintas/ seketika / tiba-tiba dan biasanya berlangsung begitu cepat. Bahan berita dalam kategori ini dikenal dengan nama hard news atau berita keras. Contoh : foto kecelakaan
2. People in the News : Menyajikan gambar dari tokoh, baik pejabat maupun rakyat biasa yang berada dalam satu peristiwa. Biasanya tokoh terkenal yang menjadi public figure. Penyajian nya biasanya dalam bentuk close up.
| Bella 'Winxs', Sekolah Kesatuan Bogor |
| Suasana perpustakaan, Kampus Diploma IPB GG (foto: Desti) |
| Olahraga Bela Diri, Sempur Bogor (foto: Desti) |
5. Sport Feature : Foto olahraga yang menceritakan kisah dibalik pertandingan yang terjadi, baik mengenai tokoh maupun suporter yang ikut menyaksikan pertandingan tersebut.
6. Contemporery Issuses : Foto berita yang menyajikan peristiwa yang sedang hangat dibicarakan masyarakat yang memiliki pengaruh nasional maupun global.
7. Daily Life : Foto yang berisikan aktivitas manusia dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kategori ini biasanya terdapat human interest.
| Dewanti Okta, Kampus IPB Gunung Gede (foto: Desti) |
8. Portrait : Foto yang menceritakan orang dengan profesi, dimana melambangkan orang dan aktivitas yang sedang di geluti. Misalnya, profesi tukang becak, polisi dan lain-lain.
| Tukang Gorengan, Taman Kencana Bogor (foto: Desti) |
9. Art and Entertainment : Menyajikan gambar dalam bidang seni, budaya dan kegiatan peragaan busana (fashion).
| Festival Budaya Komunikasi Diploma IPB | (foto: Anggraeni) |
10. Nature : Kategori foto yang didalamnya menyajikan hubungan antara manusia dengan lingkungan nya, serta akibat dari hubungan tersebut yang bisa berdampak postifi maupun negatif.
| Sampah yang terdapat dalam lingkungan warga, Bogor (foto: Desti) |

0 komentar:
Posting Komentar